Posted by on Mar 4, 2012 in Ceritaku | 4 comments

Ke Madura Naik Kapal Ferry

Pagi tadi papa baru pulang belajar motret di Tanjung Perak, Mama melihat hasilnya kemudian punya ide untuk ngajak Aiko dan semuanya menyebrang ke Madura naik Kapal Ferry. Kami semua setuju untuk berangkat ke Madura dengan Kapal Ferry melalui Pelabuhan Kamal dan rencananya pulangnya melalui Jembatan Suramadu.

Akhirnya jam 10.00 kami semua berangkat ke Tanjung Perak. Aiko suka sekali kalo sudah jalan-jalan.

Di penyebrangan, kendaraan Aiko langsung masuk ke kapal. Kemudian kendaraannya ditinggal di bawah dan kami semua naik ke bagian atas.

Ini foto Aiko ketika di atas kapal .. awalnya takut-takut he he.

aiko di kapal ferry

Ini suasana kami di Kapal Ferry, ki-ka : Mbak Binti, Mama, Aa Arka, Aiko dan Mbak Umi. Papa gak kelihatan karena yang motretnya Papa he he.

Photobucket

Dan ini ketika Aiko melihat pemandangan laut dari atas kapal :

Photobucket

Semuanya juga pada lihat … indah lho

Photobucket

Ini foto Pelabuhan Tanjung Perak yang terlihat dari Kapal Ferry ketika meninggalkan pelabuhan menuju Madura, kelihatan membentang jembatan Suramadu.

Photobucket

Salah satu kapal yang dijepret Papa di tengah laut :

Photobucket

Setelah menyebrang kami semua istirahat dulu sebentar sebelum melanjutkan ke kota Bangkalan.

Photobucket

Kami berkeliling kota Bangkalan, kemudian ketika mau kembali masuk dulu ke toko Cindera Mata khas Madura. Aiko memilih beberapa cindera mata :

Photobucket

Aiko lagi nyoba mainan semacam kuda ronggeng.

Photobucket

Kemudian ketika mau pulang sempat makan bersama dulu di rumah makan khas Madura “Tera Bulan” yang letaknya sebelum arah ke Suramadu dari Bangkalan.

Photobucket

Setelah makan-makan, baru deh pulang. Kalau di perjalanan Aiko selalu godain Mama he he … baru diem kalo Aiko tidur atau mabuk perjalanan he he.

Photobucket

Sampai di rumah jam 14.00, dan Aiko langsung tidur.

Kawan-kawan pernah naik kapal ferry ? Seru lho he he.



4 Responses to “Ke Madura Naik Kapal Ferry”

  1. Ateu Ngai says:

    ciee yang naik ferry bareng mama dan papa..

    Ateu sering banget naik ferry. dulu waktu ateu masih merantau dr Bukittinggi ke Bandung, selalu nyebrang selat sunda pake ferry.

    paling seru klo lebaran, kita bisa seharian terdampar di pelabuhan karena calon penumpang bejubel..

    sekarang, udah gak pernah naik ferry lagi.. karena ongkos pesawat lumayan terjangkau saat ini gak kayak dulu.. tapi semua itu jadi kenangan indah buat ateu happy

  2. Fityan dan Akifah belom pernah naik kapal Ferry…jadi pengen coba naik kapal

Leave a Reply